AKKP Wakatobi dan Blue Ocean View Jalin Kerja Sama Kembangkan Ekowisata Bahari
- account_circle Nurling Agustiani
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- visibility 92
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketgam : Foto bersama usai Penandatanganan Kerja Sama antara AKKP Wakatobi dan Blue Ocean View. Selasa, (1/9/2026). (Foto : NA/Telukmedia.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WAKATOBI, TELUKMEDIA ID. – Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (AKKP) Wakatobi menjalin kerja sama dengan Blue Ocean View dalam upaya mendorong pengembangan budaya wisata bahari, konservasi, serta edukasi masyarakat di Kabupaten Wakatobi.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Blue Ocean View, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan kelas sharing bertajuk “Sinergi Pendidikan Vokasi dan Dunia Usaha dalam Pengembangan SDM, Konservasi, dan Ekowisata Bahari Berkelanjutan di Wakatobi.”
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur AKKP Wakatobi, Wakil Direktur, Kepala Subbagian Umum, dosen dan tenaga pendidik, serta para taruna dan taruni AKKP Wakatobi.
Kelas sharing menjadi ruang diskusi antara perguruan tinggi dan dunia usaha untuk membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM), potensi konservasi, serta peluang pengembangan ekowisata bahari yang berkelanjutan di Wakatobi.
Direktur AKKP Wakatobi, Arham Rumpa, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah kolaboratif untuk memajukan potensi wisata bahari yang dimiliki Wakatobi. Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait konservasi dan upaya mengemas potensi konservasi menjadi bagian dari pengalaman wisata bagi para pengunjung.
Menurut Arham, potensi konservasi yang ada di Wakatobi tidak hanya perlu dijaga, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi bagian dari konsep wisata yang memberikan nilai edukasi kepada wisatawan.
“Tujuannya untuk berkolaborasi memajukan budaya wisata bahari yang ada di Wakatobi dan mengedukasi masyarakat, khususnya konservasi, kemudian dikemas dalam bentuk wisata untuk para pengunjung ke depannya,” ujar Arham.
Ia menjelaskan, AKKP Wakatobi juga tengah mendorong terbentuknya role model ekowisata bahari berbasis konservasi. Konsep tersebut diarahkan untuk menjadi contoh pengembangan wisata bahari yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain pengembangan wisata, kerja sama dengan Blue Ocean View juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Menurut Arham, kolaborasi tersebut penting untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan.
“Tujuannya untuk saling berkolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Kita tahu bahwa dunia usaha membutuhkan tenaga-tenaga profesional dalam bidang industri atau usaha,” jelasnya.
Arham menilai, keterlibatan dunia usaha dalam proses pendidikan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja. Dengan demikian, ketika menyelesaikan pendidikan, mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh selama berada di perguruan tinggi.
“Ketika mahasiswa selesai, sudah ada ruang untuk mereka bekerja dan bisa mengimplementasikan pengetahuannya selama di perguruan tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Manajer Blue Ocean View, Aldi Reymond, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengatakan Blue Ocean View terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam bidang pendidikan maupun dunia usaha.
“Blue Ocean selalu membuka ruang untuk bekerja sama, baik dalam lingkup pendidikan ataupun usaha,” kata Aldi.
Menurut Aldi, kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha penting untuk menciptakan hubungan yang saling mendukung, terutama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri.
Kerja sama antara AKKP Wakatobi dan Blue Ocean View diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pelaku usaha dalam mengembangkan ekowisata bahari berbasis konservasi.
Melalui kolaborasi tersebut, potensi kelautan dan wisata bahari Wakatobi dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata serta ekonomi daerah.
- Penulis: Nurling Agustiani
- Editor: Wahyuddin

Saat ini belum ada komentar