Ratusan Pelajar Wakatobi Ikuti Seminar Internasional ASEAN Youth Movement, Gen Z Didorong Siap Hadapi Tantangan Global
- account_circle Nurling Agustiani
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketgam : Ratusan pelajar mengikuti Seminar Internasional ASEAN Youth Movement di Gedung Dharma Wanita, Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Rabu (26/8/2026). (Foto : NA/Telukmedia.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WAKATOBI, TelukMedia.id — Ratusan pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Wakatobi mengikuti Seminar Internasional bertajuk “ASEAN Youth Movement: Kesiapan Mental Menuju Sukses Cepat bagi Gen Z dan Mampu Bersaing di Kanca Internasional”, yang digelar di Gedung Dharma Wanita, Wangi-Wangi, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lingkar Pemuda berkolaborasi dengan KNPI Kabupaten Wakatobi tersebut menghadirkan dua motivator sebagai narasumber utama, yakni Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Literasi Wakatobi, Ny. Hj. Eliati Haliana, S.KM, serta motivator nasional Mr. Syafii Efendi, M.M, President of Indonesian BRICH Youth Forum.
Seminar ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk memperoleh wawasan sekaligus motivasi dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Materi yang disampaikan berfokus pada pengembangan diri, pembentukan mindset, karakter, serta kesiapan mental generasi muda agar lebih percaya diri dan memiliki daya saing.
Sekretaris Lingkar Pemuda, Fitri Ani, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan pola pikir generasi Z, khususnya para pelajar di Wakatobi.
“Seminar ini bertujuan untuk pengembangan diri anak muda dan mengubah pola pikir Gen Z dalam membentuk mindset, karakter, dan mental. Harapannya, kegiatan ini bisa membuat perubahan bagi Gen Z agar lebih percaya diri dan memiliki karakter yang tangguh dalam menghadapi tantangan global,” ujar Fitri Ani.
Dalam sambutannya, Bunda Literasi Wakatobi, Ny. Hj. Eliati Haliana, S.KM, memberikan motivasi kepada para peserta agar generasi muda Wakatobi terus berani melangkah maju dan meningkatkan daya saing.
Menurutnya, generasi muda harus mempersiapkan diri sejak dini agar mampu menjawab berbagai tantangan yang akan datang.
“Pemuda-pemudi Wakatobi harus melangkah maju dan memiliki daya saing yang tinggi untuk bisa menjawab tantangan-tantangan ke depan,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang sehat sebagai salah satu fondasi untuk menjadi pemuda yang hebat. Sehat, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesejahteraan mental dan sosial.
“Untuk menjadi pemuda yang hebat, kita memulai dari bagaimana pemuda atau pelajar yang sehat. Sehat yang dimaksud bukan hanya sejahtera secara fisik, tetapi juga sejahtera secara mental dan sosial,” jelasnya.
Sementara itu, motivator nasional Syafii Efendi, M.M melanjutkan sesi seminar dengan memberikan materi motivasi mengenai pembentukan mindset, karakter, dan mental generasi muda.
Peserta diajak untuk memahami pentingnya membangun pola pikir positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan karakter dan mental agar mampu menghadapi persaingan yang semakin terbuka, termasuk di tingkat internasional.
Salah satu peserta seminar, Milda, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan membuka wawasan peserta mengenai berbagai tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan.
“Seminar ini sangat bermanfaat untuk Gen Z seperti saya karena bisa membuka pola pikir sehingga kami menjadi tahu bagaimana tantangan yang akan kami hadapi ke depan,” kata Milda.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan tidak berhenti pada seminar tersebut.
“Saya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Semoga selalu ada kegiatan seperti ini agar bisa menambah wawasan dan pengetahuan kami tentang tantangan-tantangan ke depan, sehingga kami bisa mempersiapkan diri,” tambahnya.
Melalui seminar tersebut, Lingkar Pemuda bersama KNPI Kabupaten Wakatobi berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter, mental, dan kepercayaan diri untuk mengambil peran dalam menghadapi tantangan global.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pelajar Wakatobi agar berani bermimpi, terus mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan kompetensi untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
- Penulis: Nurling Agustiani
- Editor: Wahyudin

Saat ini belum ada komentar