Bupati Wakatobi Lantik 113 Pejabat dan Guru, Tekankan Meritokrasi dan BerAKHLAK
- account_circle Nurling Agustiani
- calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Wakatobi H. Haliana SE. menandatangani berita acara pelantikan pejabat di Gedung Dharma Wanita Wangi-Wangi, Senin (31/8/2026). (Foto :NA/Telukmedia.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WAKATOBI, TELUKMEDIA.ID – Bupati Wakatobi H. Haliana, SE., melantik dan menugaskan sebanyak 113 orang dalam jabatan administrasi, pengawasan, serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Pelantikan berlangsung di Gedung Dharma Wanita, Kecamatan Wangi-Wangi, Senin (31/8/2026).
Dari 113 pejabat yang dilantik, sebanyak 33 orang merupakan pejabat administrator Eselon IIIA dan IIIB, 45 orang pejabat pengawas Eselon IVA dan IVB. Sementara 35 guru ditugaskan sebagai kepala sekolah pada jenjang TK, SD, dan SMP.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Wakatobi Dra. Hj. Safia Wualo, Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi Nadar, S.IP., M.Si., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Wakatobi.
Dalam sambutannya, Bupati Haliana mengatakan pengisian, mutasi jabatan, dan penugasan bukan sekadar pergantian posisi dalam struktur pemerintahan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem meritokrasi yang mengedepankan kompetensi, kinerja, dan integritas sebagai dasar pembinaan karier ASN.
“Pengisian, mutasi jabatan dan penugasan bukanlah sekadar pergantian posisi, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem meritokrasi yang mengedepankan kompetensi, kinerja, dan integritas sebagai dasar pembinaan karier ASN,” ujar Haliana.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing serta mengedepankan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Haliana juga mengingatkan seluruh ASN agar memegang teguh nilai-nilai dasar ASN, yakni BerAKHLAK, dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, nilai tersebut perlu diwujudkan melalui orientasi pada pelayanan dan kerja kolaboratif. ASN juga diingatkan untuk mengedepankan semangat kerja keras yang diwujudkan melalui kerja cerdas dan kerja ikhlas, serta memiliki kebanggaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap ASN harus memegang teguh nilai-nilai dasar ASN yaitu BerAKHLAK, dalam hal ini berorientasi pada pelayanan dan kolaboratif, kerja keras dalam hal ini kerja cerdas dan kerja ikhlas, serta bangga melayani bangsa,” kata Haliana.
Selain itu, Bupati Haliana menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berkaitan dengan pembenahan struktur organisasi, tetapi juga membutuhkan pembangunan karakter aparatur.
Menurutnya, karakter aparatur menjadi salah satu faktor penting agar pejabat mampu menjadi teladan melalui sikap, perilaku, dan etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan membenahi struktur organisasi. Membangun karakter aparatur juga menjadi faktor penting agar setiap pejabat mampu menjadi teladan melalui sikap, perilaku, dan etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, 35 guru yang mendapat penugasan sebagai kepala sekolah ditempatkan pada jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP di Kabupaten Wakatobi.
Pelantikan dan penugasan 113 orang tersebut menjadi bagian dari pengisian dan mutasi jabatan serta penugasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Para pejabat dan kepala sekolah yang mendapat amanah diharapkan dapat menjalankan tugas dengan mengedepankan kompetensi, kinerja, integritas, serta orientasi pelayanan kepada masyarakat.
- Penulis: Nurling Agustiani
- Editor: Wahyuddin

Saat ini belum ada komentar