Ratusan Guru di Wakatobi Ikuti Seminar Nasional GREAT TEACHER, Didorong Terus Berinovasi
- account_circle Nurling Agustiani
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketgam : Peserta bersama narasumber berfoto bersama usai Seminar Nasional "How To Be A Great Teacher" di aula, Selasa, (25/8/2026). (Foto : CND/Telukmedia.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WAKATOBI, Telukmedia.id — Teacher Preneur Nusantara Sulawesi Tenggara menggelar Seminar Nasional “How to Be a GREAT TEACHER: Pengajar Sejati Mampu Menginspirasi” di Gedung Dharma Wanita Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan ini digelar melalui kolaborasi Teacher Preneur Nusantara bersama KNPI, Bunda Literasi, dan PGRI Kabupaten Wakatobi. Seminar tersebut diikuti ratusan tenaga pendidik yang tampak antusias mengikuti kegiatan.
Seminar menghadirkan dua narasumber utama, yakni Bunda Literasi Kabupaten Wakatobi Ny. Hj. Eliati Haliana, S.KM dan pemateri nasional Coach Syafii Efendi, M.M., President of Indonesian BRICS Youth Forum.
Ketua Teacher Preneur Nusantara Sulawesi Tenggara, Wiwin Hildayanti, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk mengembangkan kapasitas sekaligus memperkuat semangat pendidik agar terus berinovasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi tenaga pendidik.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan energi baru bagi para guru untuk terus belajar, berkembang, kreatif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna,” ujar Wiwin.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Literasi Wakatobi Ny. Hj. Eliati Haliana membawakan materi tentang “Peran Guru sebagai Agen Literasi, Mewujudkan Wakatobi Sentosa.” Ia menekankan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.
Menurutnya, guru merupakan agen literasi yang paling dekat dengan anak-anak. Karena itu, guru memiliki peran strategis dalam membangun budaya membaca, menulis, berpikir kritis, dan berkarya di lingkungan sekolah.
“Ketika guru mampu menghadirkan budaya literasi dan berkarya di lingkungan sekolah, maka kita sedang menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap mewujudkan Wakatobi Sentosa,” ujar Eliati.
Sementara itu, Coach Syafii Efendi, M.M. memberikan perspektif nasional kepada peserta mengenai pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda. Kehadirannya turut memberikan motivasi kepada para guru agar terus belajar, beradaptasi, dan menciptakan inovasi dalam proses pembelajaran.
Antusiasme peserta terlihat selama seminar berlangsung. Salah seorang peserta, Melati, mengaku kegiatan tersebut memberikan motivasi baru bagi dirinya sebagai seorang guru.
“Seminar ini sangat bermanfaat untuk saya, terutama yang berprofesi sebagai guru. Kegiatan ini mendorong saya untuk terus berinovasi agar bisa menciptakan generasi yang cerdas,” kata Melati.
Menurut Melati, berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik saat ini tidak seharusnya mengurangi semangat guru dalam memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
“Dengan adanya seminar ini, membuka pikiran bahwa kita sebagai guru harus tetap memberikan pendidikan yang terbaik untuk para siswa,” lanjutnya.
Seminar Nasional How to Be a GREAT TEACHER diharapkan menjadi momentum bagi para pendidik di Wakatobi untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya literasi, serta menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik.
- Penulis: Nurling Agustiani
- Editor: Wahyudin

Saat ini belum ada komentar