Cegah Narkoba Sejak Dini, TP-PKK Wakatobi Edukasi Siswa SD dan SMP
- account_circle Nurling Agustiani
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketgam : Ketua TP PKK Wakatobi bersama pengurus saat disambut dihalaman SMPN 1 Wangi-Wangi, Selasa (4/8/2026), Foto : CND/telukmedia.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WAKATOBI, Telukmedia.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Wakatobi, provinsi Sulawesi Tenggara melalui Pokja I bersama sejumlah mitra menggelar sosialisasi bertema “Mewujudkan Generasi Emas Indonesia melalui Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Sekolah” di Aula SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan diikuti pelajar SD dan SMP, Duta GenRe Wakatobi, Forum Anak Wakatobi, organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran TP-PKK Kabupaten Wakatobi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi, La Aliwangi, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius yang harus dicegah bersama. Berdasarkan pemetaan kerawanan, Kaledupa berada pada zona hitam, Wangi-Wangi zona merah, sedangkan Tomia dan Binongko masuk zona kuning. Kondisi ini menunjukkan pentingnya memperkuat edukasi dan langkah pencegahan sejak dini.
Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Mari kita bangun komitmen bersama untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah demi melindungi masa depan anak-anak kita,“ ujarnya.
Ketua TP-PKK Kabupaten Wakatobi, Ny. Hj. Eliati Haliana, S.KM, menyampaikan materi bertajuk “Mewujudkan Generasi Emas melalui Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Sekolah: Upaya Bersama Sekolah, Keluarga, dan Masyarakat.”
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba hanya akan berhasil apabila dilakukan secara kolaboratif oleh sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sekolah didorong menjadi kawasan bebas narkoba melalui edukasi, pembinaan, layanan bimbingan konseling, serta kerja sama dengan instansi terkait seperti BNN dan Polri.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang baik dengan anak, mengawasi pergaulan, memberikan kasih sayang, serta mengarahkan mereka pada kegiatan yang positif. Edukasi tentang bahaya narkoba juga perlu ditanamkan sejak dini dan diperkuat melalui program unggulan PKK, yakni KISAH dan KRISAN.
“Anak-anak adalah aset berharga bangsa yang harus kita jaga bersama. Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan sekolah atau pemerintah, tetapi harus dimulai dari keluarga sebagai benteng utama, diperkuat oleh lingkungan sekolah, dan didukung masyarakat. Ketika semua pihak mengambil peran, kita sedang menyiapkan generasi Wakatobi yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan mampu menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Ny. Hj. Eliati Haliana, S.KM.
Dalam kesempatan itu, Ny. Hj. Eliati juga memperkenalkan Prinsip 5B sebagai pedoman bagi para pelajar, yaitu Berilmu dengan memahami bahaya narkoba, Berani menolak ajakan mencoba, Bersahabat dengan lingkungan yang positif, Berkarya melalui prestasi, olahraga, seni, dan kegiatan keagamaan, serta Bersama dengan berani melapor dan mencari bantuan apabila menemukan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
“Saya berharap setiap anak mampu menjadi pelopor di lingkungannya masing-masing. Jangan pernah takut mengatakan tidak pada narkoba. Jadilah generasi yang berani menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, dan saling mengingatkan apabila ada teman yang membutuhkan pertolongan. Prinsip 5B harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar slogan,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa anak yang terdampak penyalahgunaan narkoba harus mendapatkan pendampingan secara humanis, tanpa stigma maupun diskriminasi, melalui keterlibatan keluarga, sekolah, dan lembaga terkait agar memperoleh pemulihan yang optimal.
Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan kuis yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kabupaten Wakatobi berharap pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi gerakan bersama yang melibatkan sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat untuk melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta bebas dari narkoba.
- Penulis: Nurling Agustiani
- Editor: Redaksi Teluk Media
- Sumber: Wakatobi TV

Saat ini belum ada komentar